Bisnis Tanpa Hutang, Mungkinkah ?

Kali ini saya mau curcol tentang hutang dalam bisnis, jadi penekanannya dalam bisnis ya bukan hutang konsumtif seperti rumah tinggal, kendaraan bermotor, gadget atau panci :p

Saya pernah beberapa kali ikut training maupun seminar bisnis yang mayoritas pesertanya adalah anak-anak muda (bukan berarti saya udah tua lho,hehe) baru mulai usaha dan dengan semangat menggebu-gebu selalu menyatakan jangan berhutang dalam berbisnis, karena itu hina, nabi tidak mengajarkan itu, atau hutang itu terkait riba lah dsb…

utang

sekarang yang jadi pertanyaan saya yang masih lugu ini (uhuk…) adalah bagaimana berbisnis tanpa hutang itu? Darimana memperoleh modalnya? Atau semua transaksi maksudnya harus CASH AND CARRY ?

Jawaban mereka mudah saja, pake tabungan sendiri, jual aset pokoknya ga ngutang…lha terus kalo orang yang baru mulai harus gimana dong? Bingung sendiri jawabnya…kalo anak orang kaya sih gampang tinggal minta modal uang pasti dikasih, sementara kebanyakan kasus di lapangan pengusaha sukses awalnya mulai dari bawah sekali, alias modal uang pun ga punya…

Cukup dengan seminar-seminar tersebut yang juga tidak memuaskan saya akhirnya inilah solusi versi saya sendiri yang udah saya jalani dan masih berjalan sampai sekarang, mudah-mudahan tidak ada masalah berarti sampai kedepannya. Cara saya adalah :

  1. Cari utangan barang. Mudah diucapkan memang tapi pelaksanaannya justru paling susah, karena sangat berkaitan dengan relasi yang kita miliki dan trust orang pada kita…justru Rasulullah dulu digelari Al Amin (dapat dipercaya) sehingga bisa jadi pedagang besar kan ? Apabila sudah didapatkan maka artinya bisnis sudah jalan…
  2. Hutang di bank. Cara ini memang kurang populer bagi sebagian orang, cuma bagi saya ini cukup masuk akal sambil memperkuat modal, nanti kalau sudah kuat baru dilunasi…mudah-mudahan saja begitu dan bukannya nambah lagi, hehehe… oya hutang yang diambil yang berupa fasilitas modal kerja dengan skeme CO tetap (sering disebut juga rekening koran) yang cukup bayar bunga sebanyak dana yang dipake saja lho ya, bukan angsuran menurun seperti kredit motor…
  3. Jadi makelar atau blantik (hahaha…) ini justru yang bisa menghasilkan untung besar dengan resiko sangaaaat minim….contoh : bantuin orang jual properti, agen asuransi, dsb

Sekian dan terima kasih, curcol kepanjangan bikin pusing ntar,hehe…

 

Advertisements

2 thoughts on “Bisnis Tanpa Hutang, Mungkinkah ?

    1. yang saya lakuin cuma 3 itu soalnya,hehe…berbisnis tanpa modal bisa aja, tuh liat yang no 3…udah saya buktiin sendiri kok 😀 . Menurut saya yang baik itu berbisnis terus berinvestasi, tapi kalau kita udah punya kerjaan misalnya karyawan atau profesional bisa juga berinvestasi, baik di properti,emas atau yang lagi ngetrend sekarang ini reksadana…kapan-kapan saya bahas deh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s